DANSUB 7 CICALENGKA GELAR PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LOSEDA DI DESA TANJUNGLAYA UNTUK DUKUNG PENGELOLAAN SAMPAH MASYARAKAT
Majalah CEO | Kabupaten Bandung — Dalam rangka mendukung upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan, Tim 7 DPP Subsektor 7 Cicalengka/Cikancung melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan LOSEDA (Lodong Sesa Dapur) pada Jumat, 10 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah RW 06, Desa Tanjunglaya, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, dengan sasaran sebanyak 280 Kepala Keluarga (KK). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata dalam mengurangi permasalahan sampah rumah tangga melalui pemanfaatan sarana pengolahan sampah organik di lingkungan masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim 7 DPP dipimpin oleh Dansub 7 Cicalengka/Cikancung, Peltu Endep Sodikin, bersama anggota tim yaitu Sertu Deden Kamaludin, Sertu Wawan, dan Sertu Ahmad Soleh.
Selain melibatkan unsur tim pelaksana, kegiatan ini turut mendapat dukungan dari unsur Kecamatan Cikancung, yaitu Bapak Agus Salam dan Bapak Hidayat, unsur Pemerintah Desa Tanjunglaya yaitu Bapak Yosep dan Bapak Jajang, serta perwakilan masyarakat Bapak Enceng Kurnia dan Bapak Dodi.
Dalam kegiatan tersebut telah dilaksanakan pembuatan LOSEDA sebanyak 40 buah dan pemasangan LOSEDA sebanyak 30 buah di lingkungan warga. Kehadiran LOSEDA diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga sekaligus membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Dansub 7 Cicalengka/Cikancung, Peltu Endep Sodikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi bersama antara tim pelaksana, pemerintah wilayah, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
"Pembuatan dan pemasangan LOSEDA ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, sehingga sampah tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah," ujar Peltu Endep Sodikin.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, di wilayah tersebut telah tersedia TPS dan terdapat budidaya maggot, namun komposter belum tersedia. Kondisi sampah masyarakat saat ini masih ditemukan dalam keadaan bercampur sehingga diperlukan edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan agar pemilahan sampah dapat berjalan lebih optimal.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Untuk sementara, tidak ditemukan kendala dalam pelaksanaan kegiatan pembuatan maupun pemasangan LOSEDA di wilayah RW 06 Desa Tanjunglaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara tim pelaksana, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.***

Komentar
Posting Komentar