Sektor 8 Citarum Harum Perkuat Pemulihan DAS, Mulai Penanaman Pohon hingga Pendataan Peternak


CEO GROUP | Bandung, 5 Oktober 2026 — Sektor 8 Satgas Citarum Harum terus memperkuat upaya pemulihan dan pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum melalui berbagai kegiatan lapangan yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran subsektor, Senin (5/10/2026).


Di Sub Sektor Parongpong yang dipimpin Dansub Peltu Amar Sumarna, kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian tugas personel. Jajaran kemudian melaksanakan penanaman pohon di kawasan DAS Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, serta pembuatan lubang resapan biopori sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya resap air dan menjaga keseimbangan lingkungan.


Selain kegiatan konservasi, personel juga melaksanakan pendataan hewan ternak milik Bapak Sumarna sebanyak 25 ekor di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong. Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan penanganan limbah kotoran hewan (KOHE) agar tidak mencemari lingkungan dan aliran sungai.


Sementara itu, Sub Sektor Lembang di bawah pimpinan Dansub Serka Ahmad Rukandi melaksanakan apel pagi, pengecekan personel dan pembagian tugas. Kegiatan dilanjutkan dengan pendataan TPS liar di Desa Langensari, pembinaan peternak cacing di Desa Cikole, serta sosialisasi secara door to door kepada masyarakat di Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang.


Di wilayah Sub Sektor Sagalaherang yang dipimpin Dansub Serma Deny Kurniawan dan Sub Sektor Ciater di bawah pimpinan Dansub Serka Endi Rustandi, kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian tugas. Personel kemudian melaksanakan pembersihan sampah di aliran sungai serta patroli untuk memantau kondisi sungai dan lingkungan di wilayah tugas masing-masing.


Dansektor 8 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Masrief, menegaskan bahwa pemulihan DAS Citarum membutuhkan kegiatan yang dilakukan secara konsisten dan menyentuh langsung persoalan lingkungan di lapangan.


> “Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk tidak hanya fokus pada pembersihan sungai, tetapi juga melakukan langkah pencegahan melalui penanaman pohon, pembuatan biopori, pendataan dan pembinaan peternak, serta edukasi kepada masyarakat. Penanganan lingkungan harus dilakukan dari hulu agar dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Kolonel Inf Masrief.


Senada dengan hal tersebut, Wadansektor 8, Kapten Inf Iyet Saryana, menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pembinaan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan hasil program Citarum Harum.


> “Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan pembersihan, tetapi juga memastikan masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan. Melalui patroli, sosialisasi dan pembinaan secara langsung, kami berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh sehingga menjaga sungai dan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama,” tutur Kapten Inf Iyet Saryana.


Berbagai kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Sektor 8 Satgas Citarum Harum dalam menjaga kebersihan sungai, meningkatkan kualitas lingkungan, serta membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian DAS Citarum.**

0 Komentar