CEO GROUP | LEMBANG — Upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan limbah peternakan terus dilakukan Sektor 8 Satgas Citarum Harum. Salah satunya melalui kolaborasi bersama KPSBU Lembang dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan “Higiene & Sanitasi dalam Beternak Sapi Perah”, yang digelar di Meeting Room Cafe dan Resto Bukit Teropong Indah, Jalan Sukanagara Pagerwangi No. 64, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 140 anggota koperasi dan peternak sapi. Hadir dalam kegiatan, Wadansektor 8 Satgas Citarum Harum Kapten Inf Iyet Saryana mewakili Dansektor 8, Baops Sektor 8 Peltu Iwan Setiawan, Dansub Sektor Lembang Serka Ahmad Rukandi beserta anggota, serta jajaran pengurus KPSBU Lembang yang dipimpin Ketua KPSBU Lembang H. Dedi Setiadi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan higiene dan sanitasi dalam peternakan sapi perah, khususnya dalam menangani limbah kotoran hewan (KOHE) agar tidak menjadi sumber pencemaran lingkungan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan penjelasan teknis mengenai pemanfaatan KOHE sebagai media budidaya cacing melalui pemutaran video praktik. Dari proses tersebut, KOHE tidak hanya dapat dikelola agar tidak mencemari lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan kascing yang memiliki manfaat sebagai bahan pembenah dan penyubur tanah.
Dansektor 8 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Masrief menegaskan bahwa penanganan limbah peternakan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
«“KOHE sapi jangan dipandang hanya sebagai limbah. Dengan pengelolaan yang tepat, KOHE dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Inilah yang terus kami dorong, bagaimana masyarakat khususnya para peternak dapat menjaga lingkungan sekaligus memperoleh manfaat dari pengolahan limbah tersebut,” ujar Kolonel Inf Masrief.»
Menurutnya, kolaborasi antara Satgas Citarum Harum, KPSBU Lembang dan para peternak merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wadansektor 8 Satgas Citarum Harum Kapten Inf Iyet Saryana menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan langsung oleh para peternak.
«“Kami berharap setelah kegiatan ini para peternak dapat memahami bahwa KOHE bisa dikelola dengan baik dan tidak dibuang sembarangan. Salah satu alternatifnya adalah dimanfaatkan sebagai media budidaya cacing. Dengan demikian, limbah dapat dikendalikan, lingkungan tetap terjaga, sekaligus menghasilkan produk yang mempunyai manfaat ekonomi,” kata Kapten Inf Iyet Saryana.»
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan para peternak. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan terkait pengelolaan KOHE, higiene dan sanitasi kandang, serta teknis pemanfaatan KOHE dalam budidaya cacing.
Kolaborasi Sektor 8 Satgas Citarum Harum bersama KPSBU Lembang ini menjadi bagian dari upaya mendorong pola pengelolaan limbah peternakan yang lebih ramah lingkungan. Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan limbah, diharapkan pencemaran lingkungan dari sektor peternakan dapat diminimalkan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pendistribusian nasi kotak serta bahan kontak kepada para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan lancar.

0 Komentar