CEO GROUP | CIKOLE — Memasuki musim kemarau, Kepala Desa Cikole, H. Tajudin, mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
H. Tajudin mengatakan, air merupakan sumber kehidupan yang sangat dibutuhkan, bukan hanya oleh manusia, tetapi juga hewan dan sektor pertanian. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan.
“Di tengah kondisi musim kemarau, saya mengajak seluruh masyarakat Cikole untuk bersama-sama menghemat penggunaan air. Gunakan air seperlunya karena air merupakan sumber kehidupan bagi kita semua,” ujar H. Tajudin.
Selain itu, menyikapi adanya erupsi salah satu gunung api, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.
“Yang terpenting masyarakat harus selalu waspada, karena bencana alam kita tidak ada yang tahu kapan terjadi. Kita harus selalu siap dan mengikuti imbauan dari pihak berwenang,” katanya.
H. Tajudin juga mengingatkan warga Cikole serta para pengunjung dan wisatawan agar berhati-hati saat berada di kawasan wisata. Terlebih pada musim kemarau, kondisi lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.
“Saya mengimbau kepada warga maupun wisatawan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Hal kecil seperti itu bisa menjadi penyebab kebakaran,” tegasnya.
Ia berharap seluruh masyarakat dan wisatawan ikut menjaga lingkungan Cikole agar tetap aman, nyaman, dan terhindar dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.**

0 Komentar